Pilihan Makanan Untuk Penderita Tekanan Darah Rendah

Pada umumnya, tekanan darah rendah atau hipotensi yang tanpa gejala tidaklah berbahaya dan tidak perlu diobati. Tidak seperti tekanan darah tinggi atau hipertensi yang bisa membuat stroke atau serangan jantung, Biasanya tekanan darah rendah ini menyebabkan rasa pusing, badan lemas, dan tidak bersemangat.

Namun pada lansia atau penderita penyakit tertentu, tekanan darah rendah bisa menyebabkan aliran darah ke otak, jantung, dan organ vital lainnya tidak memadai. Hipotensi ini biasanya bisa dikaitkan dengan penderitanya mendadak pingsan (syok).

Tekanan darah rendah dialami oleh seseorang jika tekanan darahnya dibawah 90/60 mmHg. Kondisi ini tidak selalu memunculkan gejala. Namun bila ada, gejalanya bisa berupa pusing, pandangan kabur, mual, lemas, dan merasa seperti akan pingsan.

Untuk mengatasi tekanan darah rendah ini, perlu dibiasakan untuk mengatur pola makan sehat. Tujuannya untuk meningkatkan tekanan darah rendah, maupun untuk mengatasi penyebab terjadinya hipotensi.

Pilihan makanan untuk penderita tekanan darah rendah

1. Makanan yang banyak mengandung vitamin B12

Salah satu penyebab dari tekanan darah rendah adalah karena tubuh kekurangan vitamin B12. Vitamin B12 ini dibutuhkan oleh tubuh untuk membuat sel-sel darah merah. Sedangkan sel darah merah ini berfungsi untuk membawa oksigen ke seluruh anggota tubuh.

Jika tubuh kekurangan vitamin B12, semakin tinggi kemungkinan untuk mengalami anemia. Hal ini dikarenakan produksi sel darah merah yang kurang, sehingga tugasnya untuk mengedarkan oksigen jadi terhambat.

Karena anemia badan menjadi lemas dan lelah. Dan anemia lah yang menjadi salah satu penyebab tekanan darah rendah. Oleh karena itu, untuk mengatasi tekanan darah rendah bisa dengan mengonsumsi berbagai makanan yang mengandung vitamin B12.

Menurut Harvard Health Publishing, berikut beberapa makanan yang kaya akan vitamin B12:

  • Kerang
  • Ikan trout
  • Salmon
  • Ikan tuna
  • Susu kedelai
  • Daging sapi
  • Greek yoghurt tanpa lemak
  • Keju swiss
  • Ham
  • Telur
  • Dada ayam panggang

Konsumsi makanan-makanan tersebut secukupnya untuk meningkatkan tekanan darah atau untuk mengembalikan tekanan darah menjadi normal.

2. Makanan yang banyak mengandung asam folat

Fungsi dari asam folat adalah untuk membantu terbentuknya sel-sel tubuh agar berjalan dengan baik. Zat ini bekerja sama dengan vitamin B12 dalam tubuh untuk membentuk sel-sel darah merah. Jika tubuh kekurangan asam folat maka pembentukan sel darah merah dalam tubuh ikut terganggu. Oleh karena itu, mengonsumsi makanan yang banyak mengandung asam folat bisa membantu penderita tekanan darah rendah.

Berikut beberapa makanan yang mengandung cukup asam folat:

  • Ati sapi yang telah direbus
  • Bayam yang direbus
  • Asparagus yang direbus
  • Alpukat yang masih mentah
  • Roti putih
  • Brokoli
  • Jus tomat
  • Jus jeruk
  • Pepaya
  • Telur
  • Susu

Dengan mengonsumsi makanan yang mengandung banyak asam folat, bisa membantu mengatasi tekanan darah rendah sehingga tidak semakin parah.

3. Makanan yang mengandung garam

Bagi penderita hipertensi atau tekanan darah tinggi, mengonsumsi makanan yang mengandung garam memang kurang baik. Makanan ini dapat meningkatkan tekanan darah, sehingga bagi penderita hipertensi tekanan darahnya akan semakin tinggi.

Namun bagi penderita tekanan darah rendah, pantangan mengonsumsi makanan yang banyak mengandung garam tidak berlaku. Justru makanan yang banyak mengandung natrium klorida ini dapat mengatasi kondisi tersebut. Oleh karena itu, jika mengalami tekanan darah rendah bisa menambahkan garam pada masakan.

Meski begitu, pastikan selalu memonitor asupan garam pada makanan agar tidak melebihi batas normal. Jumlah asupan garam menurut WHO adalah satu sendok teh garam tambahan selain dari garam alami yang diperoleh dari buah-buahan dan sayuran. Jika terlalu banyak mengonsumsi garam mungkin bisa mengatasi hipotensi, tapi juga bisa malah menjadi hipertensi.

4. Makanan yang banyak mengandung air

Dehidrasi bisa menjadi salah satu penyebab tekanan darah rendah. Dehidrasi ini terjadi karena tubuh kekurangan cairan. Oleh karena itu, penderita tekanan darah rendah disarankan untuk mencukupi kebutuhan cairan tubuhnya. Kebutuhan cairan tubuh bisa diatasi dengan minum air putih, atau mengonsumsi buah-buahan yang mengandung banyak air, seperti semangka dan jeruk.

5. Makanan atau minuman yang mengandung kafein

Makanan atau minuman yang mengandung kafein seperti kopi, cokelat, dan teh dapat meningkatkan tekanan darah dan detak jantung dalam waktu singkat. Oleh karena itu mengonsumsi makanan mengandung kafein tidak baik untuk penderita hipertensi. Namun kafein ini bisa menjadi salah satu alternatif bagi penderita tekanan darah rendah.

Meski begitu, disarankan untuk berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu jika ingin mengonsumsi kopi saat mengalami hipotensi. Karena bisa jadi tidak diperkenankan mengonsumsi minuman berkafein yang satu ini.

Untuk mendeteksi darah rendah bisa periksa tekanan darah di puskesmas, klinik, rumah sakit, atau secara mandiri di rumah. Jika terdeteksi mengalami tekanan darah rendah, dianjurkan menjalani tes darah dan urine untuk menentukan penyebabnya. Apalagi kalau kondisi ini sudah menimbulkan gejala dan keluhan.

Kebiasaan makan yang sehat untuk penderita tekanan darah rendah

Selain pilihan makanan dan minuman untuk penderita tekanan darah rendah, perlu diperhatikan juga pola makannya. Karena ada beberapa kebiasaan makan yang bisa membantu menjaga tekanan darah. Berikut kebiasaan makan yang bisa diperhatikan:

1. Makan sedikit tapi sering

Dibandingkan makan banyak dalam sekali makan, disarankan makan lebih sering dengan porsi lebih sedikit. Hal ini penting dilakukan jika ingin meningkat tekanan darah. Karena tekanan darah cenderung malah turun jika makan dalam porsi besar.

Hal ini disebabkan karena tubuh akan bekerja lebih keras untuk mencerna makanan dalam porsi besar. Oleh karena itu, biasakanlah makan dengan porsi lebih sedikit tapi dengan frekuensi lebih sering.

2. Hindari makanan dan minuman beralkohol

Makanan atau minuman yang mengandung alkohol sebaiknya dihindari. Walaupun hanya sedikit saja, alkohol bisa menyebabkan dehidrasi dan mengganggu tekann darah. Daripada mengonsumsi alkohol sebaiknya minum air putih atau makan makanan yang alami dan sehat saja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.