Alasan Restoran Mahal Porsi Makanannya Sedikit

Pernah berkunjung ke restoran mewah, atau biasa disebut restoran fine dining? JIka pernah, pasti menyadari kalau porsi makanan yang disajikannya sedikit. Terasa kalau makan di restoran mewah itu tidak worth it. Sudah harga satu porsi makanannya mahal, porsinya sedikit pula. Bahkan tidak jarang yang makanannya bisa habis hanya dengan satu suap saja.

Walaupun begitu, pengunjung restoran mewah tidaklah sedikit. Bahkan ada yang harus rela mengantri hingga berminggu-minggu hanya untuk bisa makan di restoran tersebut. Karena memang makan di restoran mahal itu terkesan elegan, romantis, dan mewah.

Untuk yang penasaran kenapa makanan di restoran mahal disajikan dengan porsi yang sedikit, berikut alasannya:

1. Harga bahan makanannya yang mahal

Makanan di restoran mahal tentu saja dimasak menggunakan bahan-bahan yang berkualitas. Bahan tersebut harganya tidaklah murah. Sebut saja daging sapi wagyu, caviar dari ikan sturgeon, truffle, hingga foie gras yang harganya bisa mencapai jutaan.

Tidak hanya mahal, bahan-bahan pilihan tersebut jumlahnya terbatas dan tidak dijual di sembarang tempat. Bahkan ada yang harus rela untuk impor bahan masakannya.

Makanya tidak heran jika restoran menyiasatinya dengan menyajikan makanan dalam porsi yang sedikit.

2. Bisa merasakan banyak menu

Jika makan di rumah makan biasa, menunya hanya makan utama dan minum. Lain hal nya di restoran mewah. Pada umumnya di sana menyajikan dalam tiga tahap hidangan; hidangan pembuka, utama, dan penutup.

Dalam sekali makan di restoran mewah, jumlah sajiannya bisa mencapai 12 menu berbeda. Inilah salah satu alasan kenapa disajikan dalam porsi sedikit. Agar pengunjung tidak mudah kenyang dan bisa menikmati semua menu makanan yang sudah disajikan.

Beberapa penelitian juga menyebutkan, bahwa manusia akan merasa bosan terhadap makanan yang disantapnya setelah 4-5 gigitan.

3. Lebih elegan dan menarik

Mengutip dari Times of India, makanan yang disajikan dalam porsi kecil lebih menarik dibandingkan dengan yang berporsi banyak. Menyajikan makanan dalam porsi yang sedikit memudahkan koki untuk menata makanannya di atas piring.

Bagi koki, menyajikan makanan itu seperti membuat sebuah karya seni. Seperti kanvas, piring akan mudah diisi dengan potongan-potongan kecil masakan dan dihias sehingga menjadi menarik serta elegan.

Pada umumnya mengunjungi restoran mewah tidak hanya untuk makan hingga kenyang saja. Biasanya juga untuk mencari suasana yang nyaman dan tenang untuk menghabiskan waktu bersama keluarga, rekan, atau orang spesial. Sehingga makanan dalam porsi yang sedikit lebih cocok disajikan, untuk menghindari kenyang berlebih, tersedak, dan baju kotor.

4. Memang harus disajikan dalam porsi sedikit

Beberapa makanan memang akan terasa nikmat jika disajikan dalam porsi yang sedikit. Makanan sperti foie gras, caviar, atau keju disajikan dalam porsi banya pasti malah membuat rasa enek dan tidak nyaman. Penyajian makanan yang berlebih ini bisa menghilangkan kelezatan makanan. Ya memang pada dasarnya, yang berlebihan itu tidak baik,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.